Oleh: yahayoo | Rabu, 3 Februari , 2010

Trims Ya ALLAH! I LOVE YOU

Terima kasih ya ALLAH. Walaupun ungkapan kata itu kutahu tidak sebanding untuk menggambarkan ucapan atas kekagumanku padaMu dari nikmat yang Engkau berikan. Tapi setidaknya itulah yang ingin kuungkapkan sebagai ekspresi hati ini.
ALLAH!, sepertinya saya sudah tahu nih, ternyata masalah yang ku alami selama ini, itu karena saya sendiri yang membuatnya. Aku merasakan betapa jauhnya pertolongan ALLAH, itu juga karena memang aku yang secara tidak sadar menjauh dariMU. Jadi wajar kan kalau Engkau pasti kurasakan jauh juga.
Semua itu kusadari setelah lebih banyak aku lebih sering mendengarkan tausyiah Ust. Yusuf Mansyur, hambaMu yang Sholeh itu. Semoga Beliau tetap Engkau Berkahi. AMIN.

Dari Engkau melalui Ust. Yusuf, kusadari kesalahanku selalu tidak bersiap menjemputmu ketika Engkau datang. Iya, dalam waktu sholat. Aku tahu bahwa kedatanganMu ditandai dengan azan, namun aku tidak bersegera menjemputmu. Malah terkesan saya memberi perintah padaMU. Contohnya “Ah baru azan ini, entar lagi deh bacaan novelku 1 halaman lagi, tanggung kalau ditinggal.” Ini kan bentuk lain dari aku meminta Engkau untuk menungguku datang menjemput Engkau. Padahal dikalangan manusia saja, kalau seorang bos mau datang kunjungan ke kantor cabangnya, pasti anak buah di sana udah pada nungguin, bahkan sebelum moncong mobilnya nongol di pintu gerbang kantor itu. Nah aku, sudah tau Engkau datang (azan sudah berkumandang tanda waktu sholat mulai) yang notabene adalah pencipta saya, saya tidak bersegera menjemput Engkau, lha bersiap-siap aja belum. Malah aku membiarkan engkau nyampe duluan baru saya nyusul menjemput. Sekali waktu Engkau pergi tanpa aku belum muncul untuk menjemputMU (waktu sholat lewat).
Ya ALLAH, wajar akhirnya semua masalah padaKU tidak ada beresnya, malah rasanya waktu itu pasti musibah, bukannya ujian. Musibah atas sikapku itu padaMU. Maka Ampuni aku Ya ALLAH.

Saya sudah tahu itu, aku banyak problem karena aku jauh dariMU. Maka kata hamba Engkau, Ust. Yusuf Mansyur, kalau mau semua masalah selesai, maka kembalilah ke ALLAH dulu, jangan pikirin solusi masalah itu, apalagi memikirkannya sampai lupa ALLAH. Kan pemilik semua makhluk, dan pemilik masalah kita itu kan ALLAH. Terserah ALLAH kan, kalau ALLAH sudah sayang, maka semua masalah itu pasti akan beres dengan sendirinya. Itu semua kuasa ALLAH. Jadi kembalilah ke ALLAH dulu.

Bagaimana cara kembalinya? kembali Ust.Yusuf Mansyur menyampaikan : ada 10 dosa besar yang jika ini salah satunya saja kita lakukan, maka masalah itu tidak akan beres. Apa saja itu? (cari sendiri ya reader!). Dan biasanya manusia itu melakukannya lebih dari satu. Solusinya terhindar dari dosa tersebut adalah bertaubat.

Jika menurut ALLAH taubat ini sudah mencapai taraf untuk di ampuni, maka perlahan-lahan masalah itu akan selesai. ini sih kesimpulan saya ya reader!

That is way I slalu berterima kasih padaMU, sebab akhirnya kutahu bahwa masalah yang tidak kunjung beresnya ini dariKU, itu juga karena aku masuk kategori pelaku dari 10 dosa besar itu. AH, hari ini aku tak hentinya minta ampun padaMU atas hal tersebut. Tobat aku, walaupun Engkau yang lebih tahu kualitas taubat seseorang.

Walaupun sekarang kurasakan ada titik kemudahan yang selalu ada, ketika aku kembali padaMU saat kutemui masalah itu sambil bergumam “mungkin ada dosa yang kulakukan hingga aku nemu masalah ini”. Maka aku kembali sholat taubat padaMU.

kutulis ini dari perasaan saja atas semakin mudahnya urusan skripsi ini he he…..


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.