kemana lagi hendak kau pergi
saat umurmu yang tidak lagi pagi
sudahlah! datanglah engkau kemari
cintanya sedang menuju kemari….
temuilah ia …. sebentar lagi
di sini, dibalik dinding papan ini
tak usahlah kau ragu
saya ini tahu akan dirimu
maka pada cintanya saya sampaikan padamu
kalau …. dia itu memang untukmu
maukah engkau….?
begitu kata bapak itu dulu
saat berbunga jiwaku di hari itu
sebab di balik tembok papan itu aku bertemu
bahagia rasanya hatiku.